Setelah full disibukkan
mengurus menwa kurang lebih 2 minggu ke belakang, aku kembali ke tanggungan
pikiran ku sebelumnya yaitu kolaborasa. Ya, kolaborasa ini adalah sebuah
kegiatan kemahasiswaan terpusat di KM ITB yang concern terhadap isu – isu kemasyarakatan di sekitar lingkungan
daerah ITB. Kolaborasa juga merupakan arahan turunan dari student summit, sebuah forum diskusi besar penentuan arah gerak
kabinet KM ITB kedepannya. Dan salah satu hasil kesepakatan lembaga2 adalah
diadakannya sebuah kegiatan terpusat yang menampung aktualiasi dalam bidang
pengabdian masyrakat, hal ini didukung oleh 9 lembaga saat itu.
For Your Information, dulu sebelum liburan semester 4 genap dimulai,
aku mencalonkan diri untuk menjadi ketua kolaborasa ini. Ya , dibantu dengan
teman – teman dekat, pencalonan ini pun tidak kuumbar dengan banyak orang,
karena aku tahu kiprahku di terpusat kurang sekali. Ya aku dibantu beberapa
temenku dari Gea, LKM, FTSL, yang kukenal emang punya jiwa di pengmas, tapi
tetep konten 100% aku yang nyusun. Tetapi, akhirnya semua ini gagal padahal
persiapan ku lama sejauh 3 bulan lamanya. Mungkn niatanku yang tak sepenuhnya totalitas
untuk acara ini lah yang membuatku tidak terpilih dalam pencalonannya. Calonnya
ada 2, yang sekarang menjdi ketuaku saat ini Hamoc MT 15.
Gagal Nyalon |
Walaupun kerja
kerasku akhirnya menghasilkan bahwa belum saatnya aku memegang amanah ini, aku
tetap positif thinking dan berprasangka baik kepada Allah bahwa suatu saat aku
akan dapat hasil yang jauh lebih baik daripada ini.
Akhirnya aku
memenuhi permintaan Hamoc yang ingin mengajak bertemu denganku , berdiskusi
demi kebaikan ke depan, dan mengajakku bergabugn dalam timnya kedepan. Awalnya
aku selalu menunda2 karena memang aku masih harus mengurus tentang Menwa yang
sebelumnya pernah kueritakan. Dan akhir dari semua ini, kita memutuskan untuk
bertemu di Koridor Timur Salmanm. Setelah ngobrol banyak hal, akhirnya aku
memutuskan untuk membantu hamoc dalam kepengurusannya selama satu semester ke
depan.
Dan aku
bersyukur aku kalah. Karena dari sana aku belajar tentang arti kejujuran dalam
berjuang. Berulang kali aku nyatakan kepada diri aku " jika aku pernah
menyatakan mimpi2 dan komitmen aku untuk siap menjadi seorang pemimpin , apakah
lantas aku akan mengkhianati semua itu ketika tidak terpilih?".
Akhirnya aku
ditunjuk menjadi Kabid Program Kolaborasa, Setelah deal – dealan banyak hal,
aku diamanahi untuk memegang 4 Bidang. Yaitu, Divisi Program Pendidikan
(membantu lembaga adalam melaksanakan program – program pendidikan) kadivnya
Ainun Asyifa TL 15, saat ini Januari
2018 dia sedang melaksanakan DK di pelosok2 nusantar, Divisi Program Umum ( membantu lembaga dalam
melaskanakan program2 non pendidikan) Kadivnya Aldy MS’15, nama panggilannya
mirip namaku, dia juga calon ketua KPA .
Divisi Data Kemasyarakatan ( Menghimpun data – data yang berguna untuk
digunakan lembaga2 dalam berpengmas) Kadivnya Hamdi PL’15 , Merupakan satu2nya
orang yang kurekrut sendiri disini. Dan Divisi Propaganda ( Mensuasanakan
kolaborasa ke lingkungan Kampus), Kadivnya Canggih Hawari KL’16 satu – satunya orang
unik di ITB ini. Perekrutan orang2 ini full dari hamoc karena jujur ini efek dari
tidak aktifnya aku di terpusat sehingga tidak punya banyak kenalan sana sini,
ya kecuali Hamdi yang aku rekrut sendiri. Terakhir yang kuanggap pilihan yang tepat, adalah perekrutan wakabid yaitu Dwi KL'15, Dimana dia merupakan orang yang mampu membackupku ketika aku dituntut untuk membagi waktu terhadp yang lain. aku bersyukur aku disini, karena
banyak mendapat orang – orang hebat dalam kepengurusan kali ini. Aku jadi
banyak belajar bagaimana memposisikan diriku menjadi berbeda dari sebelumnya
menyesuaikan tuntutan dari organisasi.
Foto di Organogram Cakep Uga |
Masuk di bidang program aku
diarahkan untuk melaksanakan 4 tugas , yaitu :
1. Mendorong
lembaga untuk berpartisipasi sebagai Inisiator pengmas di ITB
2. Menjadi
Fasilitator sekaligus konsultan mereka dalam berpengmas
3. Pendorong
dan pensuasana rasa kemasyrakatan dan menggagas ide2 kemasyarkatan di Kampus
4. Mengkaji
dan mengevaluasi setiap kegiatan pengmas yang ada.
Beberapa acara
yang menjadi tugas pokokku berjalan dengan lancar seperti pengmas wisudanya PATRA,
dan syukwisnya MBWG yang bersama anak2 yatim piatu. Lalu, Kajian2 akhir bulan
juga yang kubawa menjadi arahan tersendiri bagi bidangku tetap alhamdulillah
berjalan maju, banyak pembicara hebat yang diundang. Dari mentri kabinet pengmas
sebelum - sebelumnya, dari unit/wadah pengmas, sampai single fighter pengmas seperti kak eljihadi pun sempat kami undang.
Dan masih banyak engalaman positif yang kudapat disini. Kekurangan disini tak
berusaha kuceritakan agar menjadi refleksi ku dalam berkehidupan selanjutnya.
Intinya keluarga baru kudapatkan lagi disini, aku
besyukur terhadap rencana Allah yang maha baik kepadaku. Dan sekrang sisa2 kepengurusan
ini, aku ingin memberikan kontribusi terakhirku untuknya.
This is my new family |
for more information, follow : https://www.instagram.com/kolaborasaitb/
Bagikan
Keluarga baru di KOLABORASA
4/
5
Oleh
Anggi Renaldy
kritik sarannya sangat membantu Saya dan Anda berkembang menjadi lebih baik lagi.